IJTI Sumut Gelar Musda ke-VI, Tuti Alawiyah Lubis Maju Calon Ketua

MEDAN – Pengurus Daerah Sumatera Utara Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Sumut akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah ke-VI.

Kegiatan ini digelar seiring berakhirnya masa kepengurusan IJTI Pengda Sumatera Utara Nomor 008/SK/Int/IJTI/VIII/2022.

Berdasarkan surat undangan resmi yang diterbitkan di Medan pada 30 Oktober 2026 dan ditandatangani Ketua Panitia Bahri serta Sekretaris Hamdani, pelaksanaan Musda ini mengacu pada mekanisme organisasi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Pasal 13 ayat 3.

Panitia mengundang seluruh anggota aktif IJTI Sumut yang telah teregistrasi untuk hadir sebagai peserta.

Musda ke-VI IJTI Pengda Sumut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 3 November 2026 di Aula Dispora Sumut, Jalan Pancing, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Tuti Alawiyah Lubis Maju Calon Ketua

Menjelang pelaksanaan Musda ke-VI, bursa pencalonan ketua mulai menghangat. Salah satu figur yang resmi maju sebagai Calon Ketua IJTI Sumatera Utara periode 2026-2029 adalah Tuti Alawiyah Lubis (TULUS).

Ia mengusung tagline “Jurnalis Berdaya, Ekonomi Mandiri, Sejahtera Bersama” dengan visi mewujudkan IJTI Sumatera Utara sebagai organisasi yang solid, mandiri, dan berdaya untuk meningkatkan kesejahteraan serta kapasitas jurnalis televisi di tengah tantangan industri media.

“Kami ingin IJTI Sumut menjadi rumah yang solid dan mandiri, tidak hanya kuat secara organisasi tetapi juga berdaya dalam meningkatkan kesejahteraan anggota,” ujar Tuti.

Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kapasitas jurnalis di tengah transformasi digital.

“Kapasitas SDM harus adaptif terhadap perubahan industri media, dan kemandirian ekonomi anggota harus didorong melalui keterampilan serta peluang usaha produktif,” katanya.

Melalui Musda ke-VI ini, diharapkan proses regenerasi kepemimpinan di tubuh organisasi profesi jurnalis televisi dapat berjalan lancar serta melahirkan kepengurusan baru yang semakin solid dan profesional dalam memajukan jurnalisme di Sumatera Utara.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *