Kasrem 051 Wkt Pimpin Peletakan Batu Pertama Jembatan Merah Putih di Karangjaya, Tingkatkan Akses Warga

Pebayuran – Pembangunan infrastruktur terus didorong untuk meningkatkan konektivitas masyarakat di wilayah Kecamatan Pebayuran. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Merah Putih di Kampung Kobak Rengas RT 02/03, Desa Karangjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kasrem 051/Wijayakarta Kolonel Inf Slamet, Pasibakti Korem 051/Wijayakarta Mayor Cke Ibrohim, Pasi Wanwil Korem 051/Wijayakarta Mayor Arh Yodi Narto, Danramil 11/Pebayuran Kapten Inf Sutikno, MP Kecamatan Pebayuran Aan Rohimat, unsur pemerintah desa, serta warga setempat.

MP Kecamatan Pebayuran, Aan Rohimat, menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Jembatan Merah Putih. Menurutnya, jembatan tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Karangjaya.

“Pembangunan jembatan ini merupakan kebutuhan masyarakat yang selama ini menginginkan akses yang lebih mudah dan aman. Kami berharap keberadaan Jembatan Merah Putih dapat memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat,” ujar Aan Rohimat.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi warga.

Sementara itu, Kasrem 051/Wijayakarta Kolonel Inf Slamet berharap pembangunan jembatan dapat berjalan lancar hingga selesai dan nantinya menjadi sarana pendukung kegiatan sosial maupun ekonomi masyarakat setempat.

Jembatan Merah Putih dibangun menggunakan konstruksi beton dengan material Aremco, memiliki panjang sekitar 7 meter dan lebar sekitar 3 meter. Infrastruktur tersebut dirancang untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari.

Pembangunan jembatan ini diproyeksikan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 30 kepala keluarga di wilayah Desa Karangjaya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya hambatan maupun kejadian menonjol.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *