Polres Kuansing Tertibkan Aktivitas PETI di Kuantan Tengah, 3 Rakit Dimusnahkan

KUANSING – Polres Kuantan Singingi kembali melakukan penertiban terhadap aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) di Dusun Tobek Panjang, Desa Koto Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kamis (14/5/2026) sore.

Kegiatan penertiban dipimpin oleh Kanit I Satreskrim Polres Kuansing, Ipda Lukman bersama personel gabungan dan Polsek Kuantan Tengah.

Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana melalui Kasat Reskrim Iptu Gerry Agnar Timur mengatakan bahwa kegiatan penertiban dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terkait adanya aktivitas PETI di lokasi tersebut.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penindakan terhadap aktivitas PETI yang berada di Dusun Tobek Panjang, Desa Koto Taluk,” ujar Kasat Reskrim.

Dari hasil pengecekan di lapangan, tim menemukan tiga unit rakit PETI jenis stingkai dengan rincian satu unit dalam kondisi baru siap beroperasi dan dua unit lainnya dalam keadaan sudah lama tidak beroperasi.

Selanjutnya, tim melakukan penindakan dengan cara merusak dan membakar rakit PETI beserta peralatan yang digunakan agar tidak dapat dipergunakan kembali.

“Penindakan ini merupakan bentuk komitmen Polres Kuansing dalam memberantas aktivitas PETI yang dapat merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat,” tambah Iptu Gerry.

Selain melakukan pemusnahan, tim juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tidak melakukan aktivitas PETI serta mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat penegak hukum apabila mengetahui adanya kegiatan penambangan ilegal.

“Dalam kegiatan tersebut tidak ditemukan pelaku di lokasi sehingga tidak ada pihak yang diamankan. Sementara barang bukti juga nihil karena seluruh rakit dan peralatan PETI dimusnahkan di tempat,” ujar Kasat.

Polres Kuansing menegaskan akan terus melakukan patroli dan penindakan terhadap aktivitas PETI guna menjaga kelestarian lingkungan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *