Cibinong – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan pentingnya penguatan sistem pangan berbasis teknologi dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan ke fasilitas Smart Greenhouse milik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Soekarno, Cibinong, Selasa (14/4).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara sektor riset dan kebijakan publik, khususnya dalam memastikan ketersediaan bahan pangan yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan untuk pemenuhan gizi masyarakat.
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menyampaikan bahwa inovasi teknologi seperti smart greenhouse memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan produksi pangan di tengah perubahan lingkungan dan kebutuhan gizi yang terus meningkat.
“Upaya pemenuhan gizi tidak bisa dilepaskan dari ketersediaan bahan pangan yang berkualitas dan berkelanjutan. Teknologi smart greenhouse menjadi salah satu solusi penting untuk memastikan hal tersebut dapat terwujud secara konsisten,” ujar Hida di Cibinong, Selasa (14/4).
Menurut Hida, sistem smart greenhouse memungkinkan proses produksi pangan dilakukan secara lebih efisien dan terkontrol, sehingga mampu meningkatkan kualitas hasil sekaligus menjaga stabilitas pasokan.
Lebih lanjut, Hida menekankan bahwa inovasi ini memiliki potensi besar dalam mendukung penyediaan bahan baku untuk Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
“Kami melihat inovasi ini berpotensi besar untuk mendukung penyediaan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis, karena mampu menghasilkan pangan yang lebih efisien, terkontrol, dan adaptif terhadap tantangan lingkungan,” tambahnya.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional
(Red)












