SIAK – Regu Siaga Pleton II Polres Siak menggelar patroli terpadu dalam rangka mengantisipasi tindak kejahatan C3, laka lantas serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan, Senin (16/02).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Siak, Kompol Ermanto selaku Pamenwas Siaga Pleton II tersebut melibatkan 20 personel. Patroli menyasar sejumlah titik strategis dan objek vital di wilayah hukum Polres Siak.
Adapun lokasi yang menjadi fokus kegiatan antara lain Simpang PT BSP Kecamatan Dayun, Kelenteng Siak Kecamatan Siak, Bank BRI Dayun, Bank Riau Kepri Dayun, objek vital PT BSP, toko emas hingga pengecekan langsung ke daerah rawan karhutla.
Antisipasi C3 dan Laka Lantas
Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan patroli dialogis serta pemantauan arus lalu lintas guna meminimalisir potensi terjadinya tindak pidana C3 maupun laka lantas. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah niat pelaku kejahatan.
Selain itu, patroli objek vital juga dilakukan untuk memastikan sistem keamanan berjalan optimal dan tidak ada potensi gangguan kamtibmas.
Cegah Karhutla Sejak Dini
Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar melalui Kabag Ops Kompol Ermanto menerangkan bahwa patroli ini tidak hanya fokus pada keamanan dan ketertiban masyarakat, Regu Siaga Pleton II juga melakukan pengecekan di sejumlah titik yang berpotensi terjadi karhutla. Personel memberikan imbauan langsung kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Kami terus mengedepankan langkah preventif dan preemtif. Patroli ini bukan hanya untuk mencegah kejahatan jalanan, tetapi juga memastikan tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan yang bisa berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Kompol Ermanto.
Ia menegaskan bahwa kegiatan patroli rutin dan terpadu akan terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen Polres Siak dalam menjaga stabilitas kamtibmas.
“Kami ingin memastikan wilayah hukum Polres Siak tetap aman dan kondusif. Sinergi dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah C3, laka lantas maupun karhutla,” pungkasnya.
(red)












