SIAK – Komitmen mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan jajaran Polres Siak. Melalui Polsek Kandis, personel bersama Kelompok Tani Ayu Makmur melaksanakan kegiatan pemupukan tanaman jagung pipil di lahan ketahanan pangan seluas 12 hektare yang berlokasi di Jalan Pencing Lestari RT 03 RW 02, Kampung Jambai Makmur, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan pemupukan dilakukan menggunakan pupuk Urea dan TSP pada tanaman jagung yang telah berusia sekitar 18 hari setelah tanam. Pemupukan ini merupakan bagian dari upaya pemeliharaan tanaman agar tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang maksimal.
Lahan ketahanan pangan yang dikelola Polsek Kandis memiliki luas total 15 hektare. Pada tahap pertama telah ditanami jagung seluas 12 hektare, sedangkan tahap kedua akan dilaksanakan pada lahan seluas 3 hektare.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung program strategis pemerintah, salah satunya melalui pendampingan sektor pertanian. Kami berharap perawatan tanaman yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menghasilkan panen yang optimal sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Kompol Herman Pelani.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan kelompok tani akan terus diperkuat melalui pendampingan mulai dari proses penanaman, pemeliharaan hingga panen. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Kandis.
Melalui kegiatan ini, Polsek Kandis menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian sebagai bagian dari implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional menuju Indonesia yang mandiri dan berdaulat di bidang pangan.
(red)












