Percepatan Penyerapan Gabah, TNI dan Akademisi Bersinergi di Pebayuran

Bekasi,Pebayuran – Sebagai upaya meningkatkan sinergi dalam sektor pertanian, koordinasi antara PEPI Serpong, Polbangtan Bogor, dan berbagai pemangku kepentingan digelar di kediaman Brigjen TNI Ade Prasetya Nurdin, Kampung Sambo, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (20/2/2025).

Acara ini turut dihadiri oleh Kapten Inf Sayute Pradodo, Danramil 11/Pebayuran; Kapten Arm Kurija, Pasiter Kodim 0509/Kabupaten Bekasi; serta perwakilan dari Kementerian Pertanian, BPP Pebayuran, mahasiswa PEPI Serpong, dan mahasiswa Polbangtan Bogor.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Ade Prasetya Nurdin menyampaikan bahwa pertanian merupakan sektor strategis yang harus terus didukung dengan inovasi dan kolaborasi.

“Kami menyambut baik inisiatif koordinasi ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Bekasi. Diharapkan dengan adanya sinergi antara unsur TNI, pemerintah, akademisi, serta petani, kita dapat menghasilkan solusi yang lebih baik untuk pengelolaan pertanian yang modern dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil 11/Pebayuran Kapten Inf Sayute Pradodo menegaskan bahwa Koramil siap mendukung program pertanian demi kesejahteraan masyarakat.

“Kami dari Koramil 11/Pebayuran siap berkontribusi dalam mendukung program pertanian, termasuk melalui pendampingan kepada petani dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Harapannya, melalui pertemuan ini, kita dapat merumuskan langkah konkret untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah ini,” Ucap Danramil

Sementara
sebagai Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pebayuran, Endah Lestari, SP, mengungkapkan bahwa peran penyuluhan sangat penting dalam mengedukasi petani mengenai teknologi pertanian terbaru.

“Kami terus mendorong petani agar mau menerapkan teknologi pertanian modern, baik dalam hal penggunaan pupuk, metode tanam, hingga pemanfaatan alat pertanian. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk unsur TNI, kami optimis pertanian di Pebayuran dapat berkembang lebih maju,” tuturnya.

Acara koordinasi ini diakhiri dengan diskusi dan pertukaran gagasan terkait peningkatan hasil pertanian, peran mahasiswa dalam mendukung inovasi pertanian, serta langkah-langkah konkret dalam mewujudkan pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *