PEKANBARU – Satresnarkoba Polresta Pekanbaru menggelar konferensi pers Operasi Sarang Narkoba 2026 di Aula Zapin, Kamis (5/11/2026) sekira pukul 14.00 WIB.
Kegiatan ini dihadiri Kapolresta Pekanbaru, Kombes Ronny Riantoko, S.I.K., M.M., Asisten III Wali Kota Pekanbaru Masykur Tarmizi, Kepala BNN Kota Pekanbaru Kombes Dr. Wawan, S.H., M.H, Kasatresnarkoba AKP Novi Loviko, S.H., M.H, Ketua GRANAT Kota Pekanbaru Mulyadi Ranto Manalu, S.H., M.H, Kasi Humas Iptu Zamhur serta 45 awak media.
Dalam sambutannya, Kapolresta menegaskan komitmen tersebut bukan sekadar slogan. Operasi Sarang Narkoba digelar sebagai bentuk keseriusan polisi dalam melakukan penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Polresta Pekanbaru berkomitmen penuh dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” kata Kombes Ronny Riantoko.
Operasi Sarang Narkoba 2026 merupakan bentuk keseriusan Polri dalam melakukan penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Adapun barang bukti yang ditampilkan antara lain sabu seberat 90,32 gram, pil ekstasi sebanyak 8 butir, pil Happy Five sebanyak 95 butir, cartridge vape mengandung Etomidate sebanyak 34 pcs, daun ganja kering seberat 37,28 gram dan tanaman ganja sebanyak 53 pot.
Sinergi Jaga Keluarga dari Narkoba
Pada kesempatan tersebut, Kasatresnarkoba Polresta Pekanbaru AKP Novi Loviko, S.H., M.H menyampaikan hasil pelaksanaan Operasi Sarang Narkoba 2026. Paparan tersebut meliputi kegiatan penindakan, pengungkapan kasus, pengamanan tersangka serta barang bukti narkotika hasil operasi.
“Selama Operasi Sarang Narkoba, kami melakukan penindakan, pengungkapan kasus, pengamanan tersangka serta mengamankan barang bukti narkotika,” kata AKP Novi Loviko.
Dukungan juga disampaikan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Asisten III Wali Kota Masykur Tarmizi. Pemko Pekanbaru mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memerangi peredaran gelap narkotika.
“Pemerintah Kota Pekanbaru mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba dan pentingnya kolaborasi lintas sektor,” kata Masykur Tarmizi.
Melalui konferensi pers ini, hasil Operasi Sarang Narkoba tersampaikan kepada masyarakat melalui media massa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan tugas kepolisian.
Sinergitas antara Polresta Pekanbaru, Pemko Pekanbaru, BNN Kota Pekanbaru, GRANAT serta seluruh elemen masyarakat juga semakin terbangun dalam upaya pemberantasan narkoba.
(red)












