INHU – Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Eka Ariandy Putra bersama Dandim 0302 Inhu Letkol Arh. Bangun Bara K. Prabowo turun langsung memimpin operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku.
Keduanya bahkan menetap dan melaksanakan ibadah di lokasi hingga situasi terkendali.
Langkah itu dilakukan untuk memaksimalkan penanganan karhutla yang terpantau melalui Dasbor Aplikasi Lancang Kuning.
Keterangan disampaikan Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran, SH, Rabu (9/9/2026).
Kerahkan Helikopter dan 65 Personel Gabungan
Titik panas pertama kali terdeteksi pada Minggu (6/9/2026) di tiga koordinat: -0,8819 ; 102,0648, -0,87818 ; 102,06522, serta -0,8775 ; 102,06091. Upaya penanganan menyeluruh baru dilakukan Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Operasi ini melibatkan 65 personel gabungan. Dari Polres Inhu: Kapolres, Kasat Reskrim IPTU Adlin, Kapolsek Batang Cenaku IPTU Hendra Sebayang, Danki Brimob Yon C Inhu IPTU N. Panjaitan, 10 personel Polres, 21 personel Sat Brimob Yon C, 6 personel Polsek Batang Cenaku, dan 7 personel Polsek Batang Gansal.
Dari TNI 7 personel, Manggala Agni Kabupaten Inhu 4 orang, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) 9 orang.
Sarana yang dikerahkan: 1 unit truk roda enam, 6 unit roda empat, 20 unit roda dua, 2 unit mesin robin, 2 unit kepala solo, dan 1 unit helikopter water bombing.
Lahan yang terbakar merupakan perkebunan kelapa sawit milik Lidik dengan luas ± 20 hektar. Hingga berita ini diturunkan, api berhasil dipadamkan di area ± 2 hektar. Tipe kebakaran berupa kebakaran permukaan pada vegetasi ladang sawit dengan jenis tanah mineral.
Hadirkan Pimpinan di Lapangan
Kapolres sebelumnya juga sudah bermalam di lokasi karhutla Desa Paya Rumbai, Kecamatan Seberida.
Berbagai kendala dihadapi tim di lapangan. Jarak tempuh dari Polsek ke lokasi sekitar 2 jam, lokasi jauh dari desa induk, tidak ada sinyal telepon seluler, serta sumber air tidak tersedia dan berjarak cukup jauh.
“Meskipun dihadapkan berbagai kendala, tim terus berupaya maksimal memadamkan api. Di lokasi masih terlihat asap, sehingga proses pendinginan dan pengawasan terus dilakukan agar api tidak berkobar kembali,” ungkap Aiptu Misran.
Dengan kehadiran langsung pimpinan di lokasi serta semangat pengabdian yang ditunjukkan dengan bermalam dan beribadah bersama di tengah lokasi kebakaran, diharapkan penanganan karhutla berjalan lebih cepat, terkoordinasi baik, serta meminimalkan kerugian bagi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Indragiri Hulu.
(red)












