Dukung Swasembada Pangan, Polres Kuansing Lakukan Pengecekan Lahan Jagung di Cerenti dan Singingi

KUANSING — Polres Kuantan Singingi terus memperkuat program ketahanan pangan sebagai bagian dari dukungan terhadap swasembada pangan nasional. Polsek Cerenti dan Singingi melaksanakan pengecekan langsung lahan jagung yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan di wilayah masing-masing, Senin (01/12).

Kapolres Kuansing, AKBP R Ricky Pratidiningrat S.I.K M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap ketersediaan pangan di daerah. Seluruh jajaran polsek diminta aktif dalam pendampingan dan pengawasan terhadap masyarakat yang mengelola lahan produktif.

“Ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga tanggung jawab kita bersama. Polri hadir untuk memastikan program ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Di Kecamatan Cerenti, pengecekan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Bripka Risky Candra di Desa Kompe Berangin pada pukul 09.10 WIB. Lahan jagung seluas 1 hektare dengan umur tanaman 62 hari menunjukkan kondisi pertumbuhan yang tidak merata. Beberapa tanaman tumbuh optimal, sementara sebagian lainnya mengalami stagnasi.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan edukasi kepada Bumdes dan Kepala Desa terkait pentingnya perawatan intensif, termasuk penyiraman dan penambahan pupuk untuk menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan hasil panen.

Sementara itu di Kecamatan Singingi, pengecekan dilakukan di lahan ketahanan pangan Desa Logas pada pukul 09.30 WIB oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Andi Gunawan bersama anggota TPK desa. Lahan jagung seluas sekitar 1 hektare tersebut merupakan bagian dari program pendukung swasembada pangan tahun 2025. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tanaman berada dalam kondisi yang sesuai dan perkembangan tetap optimal.

Program ketahanan pangan akan terus digencarkan di seluruh wilayah hukum Polres Kuansing. Ia mengapresiasi kerja keras para Bhabinkamtibmas yang terjun langsung ke lapangan serta berharap kegiatan ini mampu meningkatkan produksi pangan lokal.

“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki ketahanan dan kemandirian pangan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan bersama,” pungkasnya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *