Progres 88 Persen di Hari ke-16, Jembatan Merah Putih Presisi Polres Kuansing Segera Rampung

KUANSING – Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Muara Petai dengan Muara Tiu Makmur, Kecamatan Pucuk Rantau terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki hari ke-16 pelaksanaan, progres pembangunan telah mencapai 88 persen.

Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, sekaligus bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, pada hari ke-16 ini progres pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi telah mencapai 88 persen. Saat ini pekerjaan telah memasuki tahap pemasangan kerangka harmoni sekaligus pemasangan harmoni serta pengecatan gapura. Secara keseluruhan progres fisik berjalan sesuai dengan rencana dan jadwal yang telah ditetapkan,” ujar AKBP Hidayat, Jumat (27/02).

Menurutnya, jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis sebagai akses utama penyeberangan masyarakat antar desa. Selama ini, akses yang terbatas menjadi kendala dalam aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial masyarakat.

“Keberadaan jembatan ini nantinya akan sangat membantu masyarakat dalam memperlancar mobilitas. Anak-anak sekolah, petani, serta warga yang membawa hasil kebun akan lebih mudah dan aman melintas,” tambah Kapolres.

Dalam pelaksanaan pembangunan, berbagai peralatan digunakan guna menunjang kelancaran dan ketepatan pekerjaan di antaranya, mesin las, palu, gerinda tangan, penggaris baja, sarung tangan, kuas, cat, linggis, bor, katrol, cangkul, tembilang, serta gerobak.

“Tahapan pekerjaan saat ini difokuskan pada penguatan struktur dan penyempurnaan bagian estetika seperti pengecatan gapura,” ujar AKBP Hidayat.

Kapolres juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang turut bergotong royong bersama personel Polri. Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan menjadi kunci utama percepatan pembangunan tersebut.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga membangun semangat persatuan dan kebersamaan. Sinergi antara Polri dan masyarakat adalah kekuatan besar dalam menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan warga,” tegasnya.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *