SIAK – Komitmen Polri dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia menuju swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan intensif kepada para petani. Tidak hanya melakukan monitoring, Bhabinkamtibmas Polsek Kandis juga hadir mendampingi setiap tahapan pemeliharaan tanaman jagung pipil, mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga pengendalian hama sebagai upaya menjaga produktivitas tanaman.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kampung Jambai Makmur, Bripka Janseng Manurung, saat melakukan pengecekan lahan jagung pipil sistem tumpang sari milik Kelompok Tani Ayu Makmur di Kampung Jambai Makmur, Kecamatan Kandis, Senin (13/07).
Monitoring dilakukan pada lahan seluas 12 hektare yang ditanami jagung pipil varietas BISI 2 menggunakan 155 kilogram benih. Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung yang telah memasuki usia 12 hari menunjukkan pertumbuhan yang baik. Pada fase ini, petani tengah melaksanakan penyemprotan untuk mencegah serangan hama, sekaligus memastikan tanaman memperoleh perawatan yang optimal melalui penyiraman, pemupukan, dan pemeliharaan secara berkala.
Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani, S.H., M.H., mengatakan bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung program strategis pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan.
“Pendampingan kepada para petani akan terus kami lakukan secara berkesinambungan. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memastikan setiap tahapan budidaya dan pemeliharaan tanaman, mulai dari penyiraman, pemupukan, pengendalian hama hingga masa panen, berjalan dengan baik sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional, sebagaimana menjadi program prioritas Presiden Republik Indonesia,”kata Kompol Herman.
Herman menambahkan, keberhasilan budidaya jagung sangat ditentukan oleh perawatan yang tepat dan berkelanjutan. Karena itu, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Melalui kegiatan monitoring rutin ini, Polsek Kandis berharap setiap potensi kendala di lapangan dapat diantisipasi sejak dini, sehingga tanaman jagung tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang maksimal bagi masyarakat.
(red)












